Minggu, 30 Januari 2011
Diskusi Arsitektur Dalam Tulisan
Selasa, 21 Desember 2010
aplikasi media sebagai elemen baru arsitektur
Abstract --Melihat arsitektur sebagai media, simbol dan perwujudan dari ide dan nilai-nilai tertentu serta dampak media komunikasi terhadap praktek arsitektur dan pengalaman ruang.
Bandung yang sudah diakui sebagai kota kreatif dengan forum yang terorganisir merupakan generator utama kegiatan yang dapat mendefinisikan kegiatan baru pada ruang yang dirancang. Pembelajaran mengenai kota kreatif ini datang dari berbagai preseden yang telah berhasil mendefinisikan ruang dengan kegiatan yang hidup seperti Nanjing Road China dan MediaCityUK, manchester, Inggris.
Pada prosesnya tesis ini memposisikan permasalahan akan media yang sekarang sudah dikembangkan sebagai bagian dari arsitektur yang terintegrasi dari teori-teori media dan manifesto dari arsitek yang telah diakui karyanya berkaitan dengan media.
Konsep yang dibangun adalah membuat sistem arsitektur yang dapat mendukung posisi media yang terintegrasi, creative city gateway to the world mengandung arti media yang bersinergi dengan arsitektur akan meningkatkan kreatifitas masyarakatnya dengan dukungan akses informasi yang up to date, memungkinkan terciptanya kolaborasi antar industri kreatif dan akan memeperkuat posisi inddustri kreatif dalam bidang sosial dan ekonomi.
Gabungan dari informasi dan ide menghasilkan intervensi desain yang dibuat dalam kategori-kategori membentuk formula yang akan digunakan sebagai guideline dalam memposisikan media sebagai elemen baru arsitektur.
selengkapnya :
http://www.scribd.com/doc/45717763/Aplikasi-Media-Sebagai-Elemen-Baru-Arsitektur
memori kolektif, media dan budaya
Berkumpul Pada Ruang Publik
Kasus : Monumen Bandung Lautan Api
bukan merupakan budaya dasar yang dimiliki oleh
masyarakat Bandung, tidak seperti masyarakat
dibenua lain yang terbiasa menghabiskan waktu
senggang di ruang publik sebagai sarana menikmati
ruang luar. Dengan fasilitas ruang publik yang
memadai mereka merasa leluasa dan merasa berhak
untuk menikmati ruang publik dengan akses yang tak
terbatas. Masyarakat Bandung cenderung malu-malu
untuk berkunjung ke ruang publik, dengan berbagai
alasan kenyamanan dan keamanan, ruang publik
menjadi sesuatu yang mengerikan untuk dikunjungi.
Namun Monumen Bandung Lautan Api merupakan
ruang publik dengan tingkat okupansi yang tinggi,
mengapa hal ini terjadi? Ruang publik yang dibangun
dari memori kolektif merefleksikan keinginan yang
membentuk eksistensinya (Rossi, 1984). Sejarah yang
terkandung dalam Monumen Bandung Lautan Api
diterjemahkan dalam media untuk membangun
memori kolektif dalam membentuk budaya berkumpul
pada ruang publik. Perwujudan media ini adalah
sebuah ruang terbuka sebagai medium dan Monumen
Bandung Lautan Api itu sendiri sebagai simbolnya.
Memori kolektif merupakan makna yang
diinterpetasikan bersama-sama dan Monumen
Bandung Lautan Api telah berhasil membangun
memori kolektif melaui media membentuk budaya
berkumpul pada ruang publik.
selengkapnya :
http://www.scribd.com/doc/45717308/Memori-Kolektif-Media-Dan-Budaya
| Reactions: |
Senin, 15 November 2010
Senin, 01 November 2010
Foot Prints - publikasi arsitektur

Footprints
Minggu, 05 September 2010
Student paper competition
The committee of international conference "Technology cooperation and economic benefit of reduction of GHG emissions in Indonesia" held on 1-2 November 2010 in Hamburg-Germany announces the Student Paper Competition for international students, mainly for German and Indonesian students worldwide. Topics are related with the climate change issue:
- Development of renewable energy (wind energy, biogas, geothermal, etc.)
- Carbon capture and storage (CCS) technology
- Concentrated solar power (CSP) technology
- Increasing the energy efficiency in industry and household
- Smart solution in forestry sector
- Management of municipal solid waste
- New idea for clean development mechanism (CDM) project and carbon trading
One prize is awarded to the paper judged to be the best:
- Maximum number of authors for each paper is 3 persons
- The submitted paper can be a review paper, a study case paper, and a reserach paper. However, the study case and the research paper will have an advantage point
- The submitted paper should be an original one and never been published anywhere
- The prize will be announced and awarded during the conference
- The certificate for the prize winner will be directly signed by HE Mr. Ir. Rachmat Witoelar (Special envoy of Indonesian president for climate change negotiation, former Indonesian minister of environment)
- The prize is also accompanied by a 300 Euros honorarium
- No deadline for abstract submission
- Deadline for submission of full paper: 30th September 2010
- The full paper should be sent to email address: climate.change.iasi@googlemail.com
This competition is available for undergraduate (Bachelor), graduate (Master), and PhD students. Selected papers will be officially published in the conference CD. The submission guideline for Student Paper Competition is available in the attachment of this email. Should you have any question concerning this student paper competition, please do not hesitate to send any email to: climate.change.iasi@googlemail.com
Submission Guideline.pdf :
http://www.scribd.com/doc/36912743/Student-paper-competition
| Reactions: |



